Search

Login


Username
Password

Register
Forgot Password

Statistik Situs

Visitors :35189 Org
Hits : 121501 hits
Month : 759 Users
Today : 45 Users
Online : 2 Users

Support

Admin
Status YM
Admin SIMKAH
Status YM

Rapat Kerja Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah

Jum`at, 30 Maret 2012 08:34:30 - oleh : admin

Ditulis tanggal 29 Maret 2012 - Pukul 10:59:15

 

        Solo - Sebanyak 350 orang terdiri dari 48 peserta Pejabat Kanwil, 35 peserta dari Kepala Kankemenag, 2 peserta Pejabat Balai Diklat, 30 peserta Kasi Mapenda, 28 peserta Kasi Pekapontren, 32 peserta Kasi Urais, 32 peserta Kasi Penamas, 19 peserta Kasi Haji dan Umroh, 15 peserta Kasi Zakat Wakaf, 28 peserta Bimas Non Islam, 35 peserta Kepala MAN, 34 peserta Kepala MTsN dan 12 peserta Kepala MIN se Jawa Tengah mengikuti Rapat Kerja Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah yang dimulai pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Maret 2012 yang diselenggarakan di Hotel Lor Inn Surakarta. Rapat kerja yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prrovinsi Jawa Tengah itu dimaksudkan sebagai ajang silaturrahim dalam rangka pelaksanaan reformasi birokrasi yang hingga saat ini masih terjadi tumpang tindih antara struktur program kegiatan dan SOT pusat/daerah, ditambah pula dengan munculnya multi satker (nomor Satker per eselon) pada Kanwil dan Kemenag Kab/Kota, sehingga forum ini bisa dijadikan wahana komunikasi, koordinasi serta mengevaluasi permasalahan-permasalahan yang ada sehingga menemukan jalan keluarnya. Tema kegiatan ini adalah ''Melalui Raker Kita Mantapkan Komitmen untuk Mewujudkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan Kualitas Tata Kelola Kementerian Agama''.
       

        Kakanwil mengajak peserta untuk sebisa mungkin menangkap peluang yang ada serta memanfaatkan pagu anggaran secara maksimal, inovatif, kreatif, penuh inisiatif, dan amanah sehingga cita-cita Kementerian Agama RI dalam mewujudkan status WTP, serta motto ikhlas, berintegritas dan bersih bisa terwujud baik dari segi perencanaan program, implementasi kegiatan dan evaluasinya.


        Selayaknya kita berkaca pada tahun yang lalu dalam hal penyerapan dan pelaksanaan anggaran. Sudah sesuai dengan ketentuankah pelaksanaannya? Hal demikian penting untuk meningkatkan opini dari WDP menuju WTP. Temuan-temuan yang muncul dari hasil pemeriksaan para auditor hendaknya ditindaklanjuti dan menjadi rambu-rambu bagi kita dalam pengelolaan anggaran yang lebih baik.


        Dalam hal pertanggungjawaban penggunaan anggaran hendaknya setiap satker mempersiapkan laporan penggunaan anggaran sebaik mungkin sehingga tidak terjadi permintaan penangguhan audit.


        Berkaitan dengan UAMBN dan menghadapi UN hendaknya para Kamad, Guru, Kankemenag, Kasi Mapenda berusaha sekuat tenaga untuk menyelenggarakan dengan tertib dan memperoleh hasil yang memuaskan. Keberhasilan pada tahun lalu harus kita tingkatkan pada penyelenggaraan ujian pada tahun ini. Jangan sampai terjadi manipulasi nilai maupun kecurangan dalam penyelenggaraan ujian. Jika hal demikian terjadi maka sejatinya kitalah yang menghancurkan masa depan anak-anak kita. ''Saya tidak ingin ada Kepala madrasah yang diberhentikan atau dimutasikan karena masalah ini'', lanjutnya.

        Kakanwil menghimbau kepada peserta untuk menjaga iklim sejuk kehidupan beragama di lingkungannya. Ketenangan, ketenteraman dan kerukunan umat beragama menjadi tugas pokok Kementerian Agama. Penguatan keagamaan secara internal hendaknya diiringi dengan sikap toleransi terhadap pemeluk agama lain maupun pemerintah. Berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh masing-masing pembimas maupun oleh KUB hendaknya mampu meningkatkan kondusifitas keagamaan.


        Dalam bidang Haji, kuota tahun ini sama dengan tahun lalu dan porsi pendaftar saat ini sudah mencapai pada tahun 2021. Hal ini menunjukkan tingginya minat umat Islam untuk melaksanakan ibadah haji. Tingginya minat itu harus diimbangi dengan pelayanan yang lebih baik. Jangan sampai ada pihak-pihak yang justru mengambil keuntungan pribadi dari kondisi demikian. ''Saya menghimbau kepada para calon jamaah supaya tidak terlalu memaksakan diri untuk bisa berhaji lebih awal sehingga mudah percaya kepada oknum yang menyatakan bisa memberangkatkan lebih awal''.


        Rapat Kerja yang menghadirkan nara sumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dengan materi Strategi Pembangunan Bidang Pendidikan, BAPPEDA dengan materi Perencanaan Pembangunan Bidang Agama dalam Sistem Perencanaan Daerah, Kejaksaan Tinggi dengan materi Membangun Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel dan Biro Kepegawaian dengan materi Kebijakan Peningkatan Kompetensi Aparatur Negara diharapkan memberikan perspektif dalam palaksanaan Sidang Komisi dari berbagai fungsi sehingga maksud dari pelaksanaan Rapat Kerja dalam rangka mewujudkanopini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kulitas tata kelola Kementerian Agama dapat terwujud. (Fathur_Mr)

 

kirim ke teman | versi cetak


Berita "KUB dan Hukmas" Lainnya